oleh

Video Terbaru Detik-detik Puting Beliung Jogja Yang Menyeramkan

-Daerah-33 views

KABARHARIANNUSANTARA.COM – Video Terbaru Detik-detik Puting Beliung Jogja Yang Menyeramkan Salah satu kejadian yang terekam jelas melalui beberapa video yang viral di media sosial yaitu terjadinya puting beliung Jogja yang sampai saat ini terus menjadi viral dan menjadi perbincangan netizen di media sosial karena angin puting beliung tersebut sudah meluluhlantahkan beberapa rumah yang dilalui oleh sang angin tornado Jogja tersebut. Ada salah satu video yang sangat menarik yang kami upload melalui akun media sosial, di mana terlihat jelas apabila angin tornado yang terjadi di daerah Jogja tersebut terbilang sangat besar dan berbahaya.

Video angin puting beliung Jogja sampai saat ini terus menjadi perbincangan awak media Apalagi setelah videonya beredar luas di media sosial, di mana video tersebut langsung menghantam rumah warga pada hari Selasa 24 April 2018 yang lalu dengan durasi yang sangat lama sekitar 22 menit dan angin mempunyai kecepatan 63 km per jam yang dipastikan menurut ahli BMKG sangat berbahaya.

Pasca angin puting beliung yang berlangsung di Jogjakarta tersebut, pada hari Rabu 25 April 2018 beberapa masyarakat lihat saling gotong royong membersihkan beberapa puing rumah yang porak-poranda dikarenakan amukan sang angin tornado tersebut. Banyak dari beberapa rumah yang hancur dan beberapa atap rumah hilang berantakan dan berserakan di tanah.

Seperti diketahui, apabila angin puting beliung Jogja tersebut langsung menghantam beberapa desa terutama Desa Banguntapan, di mana ada 3 desa di daerah tersebut yang sangat memprihatinkan diantaranya sorowajan, karang Bendo, dan Desa Karang Jambe. Ketiga desa tersebut menjadi desa yang sangat parah terkena puting beliung Jogja.

Dari pengakuan koordinator forum pengurangan resiko bencana bernama istian Danu, apabila dari data yang mereka kumpulkan sedikitnya 130 rumah rusak dan terbanyak di daerah sorowajan dengan kerusakan mencapai 108 rumah.

Video Terbaru Puting Beliung Jogja

Bersama sebanyak 20 relawan, FPRB dan beberapa warga langsung gotong royong membantu melakukan evakuasi dan pembersihan terhadap bangunan yang roboh akibat angin puting beliung. Dari pengakuan salah seorang saksi bernama kabul yang berusia 63 tahun, apabila angin puting beliung tersebut terjadi dengan cara tiba-tiba dan tidak ada hujan sama sekali.

Dari pengakuan Kabul warga setempat, apabila puting beliung yang terjadi di Jogja tersebut pertama kali muncul dari arah Barat sekitar jam 14.00 WIB dan mirip dengan angin tornado yang sangat cepat dan besar.

Selanjutnya dari pengakuan seorang warga bernama Ahmad majasto yang berasal dari Desa gendeng, ia menegaskan apabila ketika puting beliung Jogja muncul langit langsung gelap namun tidak hujan, dan ketika angin melintas suaranya saat gemuruh dan terjadi selama 10 menit selanjutnya ia melihat ke arah rumah, atap rumah miliknya langsung berterbangan dan rusak.

Walaupun dalam kejadian puting beliung Jogja tidak ada korban jiwa, namun sedikitnya ratusan rumah warga yang ada di Jogjakarta mengalami rusak parah sehingga Bagi siapapun yang ingin menyalurkan dana bisa memberikannya pada pemerintah daerah.

Komentar

News Feed