oleh

Polsek Maluk Gelar Operasi Yustisi, 51 Orang Terjaring dengan 3 Sanksi Sosial

-Berita, Daerah-40 views

Maluk, KABARHARIANNUSANTARA – Minimalisir penyebaran Covid-19, langkah kongkret dan upaya tegas dengan mengedapankan cara dialogis dalam penertiban warga guna menerapkan protokol kesehatan (Proses) terus digalangkan oleh jajaran hukum Polres Sumbawa Barat.

Seperti operasi Yustisi jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Maluk, giat penggunaan masker sebagaimana diatur dalam Perda Provinsi NTB Nomor 7 tahun 2020 dan Pergub Nomor 50 Tahun 2020 guna tindak lanjut Inpres Nomor 06 tahun 2020, tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan (Prokes) untuk mencegah dan mengendalikan penyabaran Covid-19, Minggu (15/2).

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono, S.IK, M.H melalui Paur Subbag Humas, Eddy Soebandi,S.Sos menyampaikan, dalam operasi Yustisi Polsek Maluk telah terjaring 51 warga yang melanggar dan diberi sanksi yaitu 40 hormat bendera, 6 orang sanksi fisik Pus Ap dan 5 orang diberi berupa teguran.

“Dalam operasi Yustisi di Maluk semalam Polsek Maluk menerapkan sistim Yustisi Stasioner,” terang Eddy Soebandi.

Lebih lanjut, adapun lokasi operasi Yustisi di Kecamatan Maluk semalam dikatakan Eddy Soebandi, berlangsung di jalan raya Maluk – Sekongkang depan Polsek Maluk, dimulai sejak pukul 21.30 wita dan berakhir pukul 22.00 Wita.

Giat rutin operasi Yustisi dengan melibatkan personil diantaranya yaitu Polsek Maluk 5 Personil, TNI, Staf Camat dan pihak Polisi Pamong Praja.

“Operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan Covid-19, sebagai Implementasi Instruksi Presiden No 6 Tahun 2020 tentang peningkatan pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan, kemudian Perda Prov. NTB No 7 Tahun 2020 serta Peraturan Kepala Daerah KSB No 41 Tahun 2020,” terang Eddy Soebandi.(K-If)

Komentar

News Feed