oleh

Operasi Yustisi memberi tekanan pada penyebaran Covid-19, Polsek Maluk mengajak warga untuk tetap positif

-Berita, Daerah-29 views

KABARHARIANNUSANTARA, Maluk-Upaya tak henti-hentinya membendung dan memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Pemerintah daerah, TNI masih melakukan operasi Yustisi, termasuk di Polsek Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Rabu (17/2).

Polisi Maluk menggunakan KSPKT I, Panit II Reskrim Polres Maluk, PS. Desa Panit III Sabhara Polsek Maluk, Bhabinkamtibmas Benete dan desa Maluk dan anggota Sheriff Provos lainnya selama Operasi Yustisi.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono, S.IK, M.H melalui Paur Subbag Humas, Eddy Soebandi,S.Sos menyampaikan, pelaksanaan operasi Yustisi diharapkan mampu menekan penyebaran Virus-19 dengan tetap menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Proses).

Lanjut, dalam operasi Yustisi yang temukan 11 orang warga yang melanggar ketentuan Protokol Kesehatan dan diberikan sanksi sosial berupa hormat bendera 3 orang, sanksi fisik (Pus Ap) 7 orang serta teguran 1 orang.

“Kegiatan operasi Yustisi ini merupakan bagian implementasi Perda Provinsi NTB Nomor 07 tahun 2020 dan Pergub Nomor 50 Tahun 2020 sebagai tindak lanjut Inpres nomo 06 tahun 2020, tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan (Proses), guna mencegah dan mengendalikan Covid-19 khususnya kecamatan Maluk.” papar, Eddy Soebandi

Ditambahkan Eddy, operasi Yustisi yang digelar diwilayah hukum Polsek Maluk dilaksanakan pukul 21.45 wita hingga pukul 22.30 wita, selain menghimbau akan penting taati Prokes, para pesonil juga memberikan edukasi terhadap warga untuk menjaga keharmonisan serta menjaga kondusifitas lingkungan.

“Pendekatan humanis dalam operasi Yustisi merupakan hal yang utama diterapkan dan mari kita tetap gunakan masker demi keselamatan bersama dari wabah mendunia ini” ajak, Eddy Soebandi

The difference in laser photodepilation is that it is more direct and uniform than with pulsed light. newzealandrx.com The process in these two cases is known as selective photothermolysis.

Komentar

News Feed