oleh

Muhammad Al Khadziq Diamankan KPK Terkait Kasus Suap Tersangka Eni Maulani Saragih

Eni Saragih
Eni Saragih

Muhammad Al Khadziq Diamankan KPK Terkait Kasus Suap Tersangka Eni Maulani Saragih – Eni Maulani Saragih selaku Wakil Ketua Komisi VII DPR RI kini terciduk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK terkait dengan kasus penyuapan, tidak hanya Eni kini KPK juga melakukan penangkapan terhadap Muhammad Al Khadziq selaku Bupati Temanggung terpilih saat ini karena terlibat dalam suap tersebut.

Sebagaimana diketahui bahwa Khadziq sendiri adalah suami dari Eni, yang merupakan tersangka dari kasus suap berkaitan dengan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 yang terjadi di Provinsi Riau tersebut. Saat melakukan pencidukan, KPK tidak hanya menangkan Khadziq saja yang saat ini telah diamankan, bersamaan pula KPK juga membawa dua orang lainnya yang merupakan staf dari Eni. Penangkapan tersebut dilakukan pada hari Sabtu, 14 Juli 2018 jam 01.00 WIB dini hari kemarin.

Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Basaria Panjaitan selaku Wakil ketua KPK mengungkapkan bahwa saat ini ketiga pelaku yang diduga terkait atas kasus Eni ini diamankan di rumah EMS daerah Larangan, Tangerang.

Basaria melanjutkan bahwa sat ini Khadziq sedang dalam pemeriksaan oleh KPK terkait kasus istrinya tersebut dan apa perannya. Selain itu, Basaria juga berjanji bahwa dirinya bersama KPK terus melakukan penelusuran apabila memang ditemukan ada keterkaitan kasus suap yang dilakukan Eni dengan Pilkada Temanggung yang berlangsung kemarin.

Tak hanya itu saja, penelusuran juga dilanjutkan apabila ditemukan kasus suap dana kampanye Khadziq di Pilkada serentak kemarin berasal dari uang suap Eny istrinya.

Kini KPK terus mendalami pemeriksaan terhadap Khadziq untuk ditindaklanjuti. Seperti diketahui bahwa kini Eni Maulani Saragih telah ditetapkan oleh KPK terkait dengan kasus suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 yang terjadi di Provinsi Riau, Eni ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Berdasarkan penangkapannya, Eni diduga telah mengantongi uang suap hingga Rp 500 juta, dimana uang tersebut adalah bagian dari komitmen fee 2,5 persennya dari nilai kontrak kerja sama pembangunan proyek di Riau.

Diketahui bahwa Commitment Fee itu diberikan kepada si pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited yaitu Johannes Budisutrisno Kotjo. Berdasarkan dugaan sementara, suap tersebut dikeluarkan untuk memperlancar tanda tangan kontrak kerja untuk pembangunan proyek PLTU Riau-1.

Sehingga supaya berjalan mulus maka dilakukanlah praktik suap oleh pihak tersebut. Bahkan lebih lanjut, KPK menduga bahwa uang Rp 500 juta sebagai uang suap itu merupakan dana keempat penyuapan yang telah diterima oleh Eni dari Johannes, karena total pemberian uang suap tersebut adalah sebesar Rp 4,8 miliar.

Tidak hanya Eni, KPK pun juga telah mengamankan dan menangkap Johannes yan juga ditetapkan sebagai tersangka kasus suap ini.

Komentar

News Feed