oleh

Mengenal Bripka Toni Purwanto, Anggota Kepolisian Yang Punya Kerja Sampingan Penjual Cilok

Polisi Jualan Cilok
Polisi Jualan Cilok

Mengenal Bripka Toni Purwanto, Anggota Kepolisian Yang Punya Kerja Sampingan Penjual Cilok – Seorang pedagang cilok yang berada di kawasan Sleman Jawa Tengah belakangan menjadi viral di sosial media dan publik luas. Bapak penjual cilok ini memberi nama gerobak jualnya dengan nama Cilok 86 yang cukup laris manis didatangi pembeli.

Lokasi jualan pedagang Cilok ini berada di jalan Raya Tajem Km 2, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Tepatnya berada di pinggir jalan dan berdekatan dengan kantor BRI KCP Jalan raya Tajem. Untuk menarik perhatian, penjual cilok melengkapi gerobaknya dengan payung berukuran besar dan berwarna warni.

Yang menjual adalah seorang pria lengkap dengan kacamata dan topi hitam yang selalu dikenakannya. Ia berdiri di belakang gerobak melayani para pembeli yang datang lalu lalang di gerobak bertuliskan Cilok 86 tersebut. Dengan sabar bapak ini menunggu siapapun pengguna jalan yang membeli cilok jualannya.

Senyum ramah selalu terpampang di wajah si bapak penjual cilok. Lama-lama diketahui bahwa bapak penjual cilok ini bernama Toni Purwanto, pria berusia 37 tahun tersebut rupanya merupakan seorang polisi. Ya, mungkin tidak ada yang menyangka sebelumnya bahwa beliau merupakan anggota kepolisian dengan pangkat Brigadir Kepala atau Bripka.

Ia bertugas di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dan masih bertugas sampai sekarang. Cukup membuat penasaran, bagaimana bisa seorang petugas kepolisian berjualan cilok? Rupanya menurut penjelasan Bripka Toni Purwanto, dirinya sudah mulai jualan cilok sejak bulan Maret tahun lalu hingga sekarang.

Setiap selesai bertugas, setiap hari aktivitas rutinnya adalah berjualan cilok. Ia membawa gerobak dagangannya dari rumah hingga ke tempat berdagang. Tidak hanya cilok, polisi ini juga menjual bakso, tahu bakso yang kemudian dibawa dengan sepeda motor.

Bripka Toni biasanya berangkat jualan sepulang bertugas pada jam 16.00 WIB sampai 21.00 WIB malam. Lebih lanjut Toni mengungkap bahwa ia membat cilok sendiri pada awalnya. Akan tetapi belakangan ia merasa waktunya cukup terbatas dan tidak memadai untuk membuat sendiri. Sehingga karena tidak memiliki orang atau karyawan yang bisa membuat cilok, ia pun meminta orang untuk membuatkan cilok dengan bahan darinya untuk ia jual.

Toni mengungkap bahwa semua bahan yang digunakan merupakan bahan alami dan tentu jauh dari bahan kimia berbahaya termasuk pengawet. Ia memilih membuka bisnis dan akhirnya berjualan cilok. Rupanya pilihan untuk berjualan cilok beralasan karena merupakan makanan favorit anggota kepolisian ini.

Komentar

News Feed