oleh

Ledakan di Ruko Grand Wijaya Center Dipastikan Bukan Dari Bom Namun Dari Gas Bocor

Ledakan Di Ruko
Ledakan Di Ruko

Ledakan di Ruko Grand Wijaya Center Dipastikan Bukan Dari Bom Namun Dari Gas Bocor – Ledakan di Ruko Grand Wijaya Center cukup mengagetkan banyak pihak dan masyarakat sekitar. Sempat dikira ledakan itu didasari oleh adanya bom. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, memastikan bahwa ledakan di Ruko yang berada di wilayah Jakarta Selatan tersebut adalah ledakan yang sumbernya dari tabung gas LPG, bukan dar bom.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar menyatakan bahwa ledakan itu asalnya dari gas yang bocor. Ia memastikan bahwa tidak ada bom dalam ledakan tersebut. Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Seltan AKBP Stefanus Michel Tamuntuan, bunyi ledakan yang terdapat di Ruko Grand Wijaya Center tersebut bermula dari lantai 1 kantor konsultan hukum.

Ledakan yang cukup membuat terkejut warga sekitar ini dipastikan tidak ada korban atas peristiwa naas ini. Stefanus juga memastikan bahwa sumber ledakan bukan dari bom melainkan dari kebocoran gas yang terjadi di pantry.

Tidak hanya dari pihak kepolisian saja, bahkan di lokasi juga dilakukan pemeriksaan oleh Jibom atau Tim Penjunak Bom, dimana tim ini telah melakukan pencarian di tempat kejadian dan sekitar wilayah ruko namun tidak menemukan bom. Tim Jibom memberi ketarangan berdasarkan pencarian yang dilakukannya bahwa mereka tidak menemukan bahan peledak di sekitar ruko yang berada di Jalan Wijaya II tersebut.

Tim hanya menemukan adanya tabung gas yang bocok sebert 12 kg, dipastikan gas tersebutlah yang menjadi pemicu ledakan yang terjadi di ruko Kebayoran Lama ini. Ledakan itu kejadiannya pada subuh pagi tepatnya pukul 04.30 WIB.

Akibat ledakan tersebut memang tidak menyisakan korban akan tetapi terdapat beberapa kaca yang pecah belah dan jendela yang rusak setelah kejadian naas ini.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian pun juga telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi. Dimana ketiga orang diantaranya merupakan penjaga ruko tersebut yang tengah ada ledakan bom. Selain itu, ada juga pedagang kaki lima yang berjualan di depannya juga diperiksa.

Komentar

News Feed