oleh

Kedua Teroris Pelaku Bom Panci di Mapolres Indramayu Terungkap Adalah Suami Istri

Teroris Suami Istri
Teroris Suami Istri

Kedua Teroris Pelaku Bom Panci di Mapolres Indramayu Terungkap Adalah Suami Istri – Teroris di Indonesia kini kian gencar, seperti yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu, kini penyerangan teroris di Mapolres Indramayu, Jawa Barat pada hari Minggu, 15 Juli 2018 kemarin kembali terungkap. Pelaku teroris dini hari tersebut rupanya merupakan pasangan suami istri yang akhirnya berhasil ditangkap oleh petugas.

Dijelaskan oleh Irjen Pol Agung Budi Maryoto selaku Kapolda Jawa Barat bahwa pelaku teroris yang melakukan penyerangan serta aksi bom bunuh diri yang merupakan suami istri tersebut berinisial GL dan AN, rupanya diketahui keduanya adalah anggota jaringan JAD atau kepanjangan dari Jamaah Ansharut Daulah Kabupten Indramayu.

Tak hanya itu, Kapolda Jabar ini juga menuturkan bahwa kedua pelaku ini juga berdasarkan dri lima terduga teroris lain yang satu hari sebelumnya, Sabtu, 14 Juli 2018 ditangkap polisi, lalu pda hari Minggu kemudian khirnya kelimanya ditangkap dengan inisial nama M, AS, IM, AR, lalu MKD.

Rupanya, ketujuh pelaku teror ini berhasil di tangkap oleh petugas kepolisian di beda-beda tempat ketika melakukan aksinya. Seperti pada hari Sabtu kemarin kepolisian menangkap tiga orang pelaku penyerangan bom bunuh diri. Lalu di hari selanjutnya, yaitu hari Minggu ditangkap 4 orang pelaku teroris yang mana dua diantara mereka adalah pasangan suami istri. Keduanya telah melakukan teror bom panci di Mapolres Indramayu Minggu dini hari kemarin.

Tak hanya menangkap pelaku, polisi rupanya juga telah mengantongi beberapa barang bukti yang mereka bawa ketika beraksi seperti dua panci, bahan peledak, belati, celurit lalu ponsel yang kala itu diamankan dar tangan teroris. Kini ketujuh pelaku tersebut telah diseret ke Mabes Polri, rencananya mereka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwajib.

Agung, selaku Kapolda Jawa Barat telah mendata jumlah tertangkapnya teroris di Jawa Barat sebanyak 25 orang pelaku dalam waktu satu bulan belakangan ini. Semuanya berhasil ditangkap, ada pula yang ditembak mati karena sempat melakukan aksi perlawanan pada petugas.

Komentar

News Feed