oleh

Inilah Kesaksian Riko, Salah Satu Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Kapal Tenggelam
Kapal Tenggelam

Inilah Kesaksian Riko, Salah Satu Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba – Kejadian kapal tenggelam yaitu KM Sinar Bangun yang terjadi di perairan Danau Toba beberapa waktu lalu memang sempat membuat heboh warganet dan publik luas. Kejadian naas ini cukup disayangkan dan menjadi pusat perhatian masyarakat, terlebih hal itu terjadi pada momen hari raya idul fitri dimana Indonesia masih merasakan suasananya hingga kini. Riko, merupakan salah satu dari korban yang selamat dari ancaman maut karena kapal tenggelam tersebut.

Ya, Riko adalah salah satu penumpang dari kapal KM Sinar Bangun, beruntung nyawanya masih tertolong. Ia sebelumnya sempat mengalami ombang ambing di perairan Danau Toba hingga berhasil selamat karena ada kapal yang lewat kala itu. Kini, korban yang bernama lengkap Riko Sahputra tersebut sedang menjalani perawatan di Puskesmas Simrtama yang berada di jalan Raya Simanindo, Kabupten Samosir, Sumatera Utara. Keadaan Riko saat ini sudah membaik dan pulih pasca kecelakaan itu.

Sudah kembali dalam keadaan segar, Riko pun berbagi cerita tentang pengalamannya yang hampir melawan maut. Riko menjadi saksi bagaimana detik detik kapal KM Sinar Bangun yang ditumpanginya mulai tenggelam, disebutkan bahwa kapal tersebut memuat sebanyak 80 orang penumpang dari Pelabuhan Simanindo, Samosir yang rencananya akan berlayar menuju pelabuhan Tigaras, Simalungun.

Riko menjelaskan, ketika berangkat ia melihat kondisi kapal memang memuat kapasitas begitu penuh, tidak hanya manusia saja namun dipenuhi oleh kendaraan motor. Akan tetapi, Riko tidak begitu yakin berapa angka pasti motor yang menumpang di kapal terseut akan tetapi ia menyebut sekitar 50 hingga 100 buah sepeda motor. Selain itu, kapal juga diramaikan oleh penumpang semua usia mulai dari anak-anak, dewasa hingga orang tua memadati kapal yang ia tumpangi.

Awalnya, ketika berangkat, keadaan kapal memang masih tenang, namun Riko melanjutkan, keadaan mulai terombang ambing ketika perjalanan sudah akan sampai sekitar 1 km karena terdapat angin serta ombak yang begitu kencang. Hal tersebut lantas membuat kapal oleng dan miring ke kanan sebanyak tiga kali. Riko mengira karena saking banyaknya motor hingga membuat kapal akhirnya terguling.

Lantas, kejadian ini membuat banyak penumpang panik dan mulai berjatuhan ke air. Kapal mulai kehilangan kendali di Danau Toba, sekitar satu jam lamanya kejadian mencekam itu terjadi di tengah danau sampai akhirnya pertolongan datang. Riko berhasil selamat sambil memegang helm ketika kejadian naas itu berlangsung.

Komentar

News Feed