oleh

Ibu dan Bayi PDP Corona di Bogor Meninggal Saat Melahirkan

KABARHARIANNUSANTARA.COM – Ibu dan Bayi PDP Corona di Bogor Meninggal Saat Melahirkan Salah satu kabar yang mengharukan datangnya dari Kabupaten Bogor Jawa Barat di mana seorang ibu muda yang diketahui berusia 15 tahun dan ibu tersebut adalah PDP Corona atau pasien dalam pengawasan harus meninggal dunia ketika sedang melahirkan di rumah sakit dan nyawa anaknya pun tidak bisa terselamatkan, sehingga ibu dan anak PDP Corona di kota Bogor meninggal dunia.

Kabar seorang ibu muda dan bayinya Meninggal saat melahirkan menjadi tambahan kasus meninggal dunia di kota Bogor, di mana sang ibu yang masih remaja dan berusia 15 tahun tersebut adalah pasien dalam pengawasan coronavirus dan diketahui berasal dari Kecamatan Rumpin kabupaten Bogor. Walaupun begitu, sampai berita ini diturunkan ternyata belum ada laporan jika sang ibu dan anaknya terkonfirmasi positif terkena virus Corona namun hanya berstatus PDP.

Dari pengakuan sharifah Sofiah selaku juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 punthuk bogor, dirinya mengatakan apabila memang ada seorang perempuan yang berstatus pasien dalam pengawasan Corona meninggal dunia ketika perempuan tersebut melahirkan di salah satu rumah sakit.

Menurut Syarifah, perempuan berinisial P meninggal dalam kondisi melahirkan dan untuk anaknya yang baru dilahirkan tidak bisa terselamatkan. Dari pengakuan saripah, apabila perempuan muda tersebut pada mulanya mempunyai gejala klinis yang mirip dengan virus Corona dan selanjutnya untuk hal tracking wanita Inipun mempunyai riwayat kontak dengan suami yang kerja di Tangerang, walaupun belum ada konfirmasi dari Syarifah apakah suami ibu yang meninggal tersebut terpapar positif Corona atau tidak.

“Iya betul, ada seorang ibu muda yang statusnya PDP Corona berinisial P meninggal dalam kondisi melahirkan dan anaknya pun tidak bisa terselamatkan. Untuk masalah detail apakah suami almarhumah positive Corona atau tidak untuk masalah detailnya kita belum mendapatkan konfirmasi dikarenakan harus ditanyakan ke pihak Dinkes. Jadi untuk ibu yang meninggal tadi untuk dapatnya Mari masih berstatus PDP,” tegas Syarifah Sofiah

Pasien positif Corona di kota Bogor semakin bertambah di mana menurut laporan dinas kesehatan kabupaten Bogor, tercatat pada hari Sabtu 11 April 2020 untuk pasien positif Corona bertambah dua orang yang tadinya 29 kasus dan sekarang menjadi 33 kasus positif.

Selanjutnya dari total jumlah tersebut, 3 pasien dinyatakan sembuh dan untuk 3 pasien lain meninggal dunia dan untuk 23 pasien positif aktif sampai sekarang ini masih menjalani perawatan di rumah sakit terdekat. Selanjutnya untuk total 520 PDP, 180 PDP sudah selesai ditangani dan sembuh selanjutnya untuk 330 masih dalam pengawasan ketat dari pihak petugas medis dan untuk PDP yang meninggal 10 orang.

Komentar

News Feed