oleh

Akibat Pembaruan dan Pemeliharaan Sistem Tiket Elektronik KRL, Penumpang Harus Bersabar Antri Lama Membayar Tiket Kertas

Tiket Elektronik Krl
Tiket Elektronik Krl

Akibat Pembaruan dan Pemeliharaan Sistem Tiket Elektronik KRL, Penumpang Harus Bersabar Antri Lama Membayar Tiket Kertas – Masyarakat pengguna Kereta Listrik sepertinya harus bersabar antri karena PT Kereta Commuter Indonesia (KCL) sedang memperbaharui sistem tiket elektronik KRL dan pemeliharaan sistem. Karena pembaruan pemeliharaan sistem tersebut akhirnya berdampak dengan melambatnya proses pembelian tiket sementara waktu, lantaran transaksi tak bisa memakai uang elektronik atau yang disebut dengn Kartu Multi Trip (KMT).

Dengan adanya kondisi seperti ini akhirnya juga berdampak pada melambatnya perjalanan KRL di Ibukota, sehingga memperlambat aktivitas para penumpang yang hendak menaiki KRL. Hal tersebut dikarenakan penumpang harus rela ntri lama demi bisa memebli tiket kertas harian, dengan cara konvensional seperti ini membuat antrian semakin padat merayap di beberapa stasiun yang ada di Jakarta.

Meski begitu, pihak KCI juga meminta maaf atas kejadian ini terutama kepada para penumpang karena membuat perjalanan mereka menjadi terhambat dan tidak nyaman. Eva Chairunisa selaku VP Komunikasi PT KCI mewakili pihak KCI menyampaikan permohonan maaf tersebut dalam keterangan surat tertulis atas ketidak nyamanan ini untuk sementara waktu. Disebutkan bahwa pemberlakuan cara bayar seperti ini akan berlangsung selama satu minggu ke depan atau setelah pembaruan dan pemeliharaan sistem selesai dilakukan.

Pihak KCI sebenarnya telah melakukan pembaruan dan pemeliharaan sistemnya ini sejak hari Sabtu kemarin. Namun hingga hari Senin ini belum terselesaikan sehingga transaksi untuk membeli tiket KRL bagi para penumpang harus menggunakan cara konvensional yaitu menggunakan kertas harian. Untuk informasi, penggunaan tiket harian ini telah diberlakukan untuk 79 stasius yang ada KRL saat ini.

Sementara itu, untuk tarif tiket kertas adalah sebesar Rp 3 ribu dan berlaku untuk semua tujuan stasiun manapun. Oleh karena itu, untuk mengurangi daftar antrian yang semakin padat merayap, diharapkan para penumpang yang menggunakan jasa KRL ini agar memakai uang tunai pas sesuai tarif tiket supaya proses bisa lebih cepat dilakukan.

Untuk pembelian tiket, pengguna dapat melakukan antri di berbagai loket pada petugas yang melayani transaksi pembelian tiket. Untuk diketahui, pada stasiun awal, tiket kertas yang dibeli haris ditunjukkan kepada petugas KRL agar selanjutnya diberi tanda bahwa tiket itu sudah digunakan. Setelah itu penumpang menyimpan tiket tersebut untuk dijadikan tanda bukti perjalanan anda.

Komentar

News Feed