Tolak Kota Tua Jadi World Heritage IG
Tolak Kota Tua Jadi World Heritage IG

Unesco Resmi Tolak Kota Tua Jadi World Heritage, Ini Kata Sandiaga Uno – Belum lama ini ada salah satu kabar yang sangat kurang baik bagi ibukota Jakarta di mana salah satu destinasi wisata yang menjadi salah satu ikon kota Jakarta yaitu Kota Tua, ternyata setelah didaftarkan pada UNESCO untuk menjadi kawasan World Heritage oleh Pemprov DKI Jakarta sepertinya impian tersebut tidak akan terwujud dikarenakan pihak UNESCO langsung menolak keras dan tidak mengabulkan kota tua jadi World Heritage dengan beberapa alasan tertentu.

Mendengar kota tua tidak bisa menjadi kawasan World Heritage UNESCO, kepada awak media sandiaga Uno selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta langsung memberikan statement apabila tidak diterimanya alias ditolaknya Kota Tua menjadi Hokage oleh pihak UNESCO, hal tersebut dikarenakan masalah reklamasi Teluk Jakarta. Walaupun pengakuan sandiaga Uno ada yang mendukung namun banyak juga yang menolak dengan pernyataan tersebut dikarenakan menyalahkan pemerintahan terdahulu.

Sandiaga Uno kepada awak media menegaskan apabila Salah satu alasan kenapa Indonesia menolak Kota Tua menjadi daerah World heritage salah satunya disebabkan masalah reklamasi Teluk Jakarta, karena menurutnya yang didaftarkan bukan hanya Kota Tua melainkan juga Kepulauan Seribu selanjutnya Onrust dan lainnya. Akibat adanya kerusakan terutama masalah reklamasi hal inilah yang menurutnya membuat kota tua gagal.

Sandiaga Uno menambahkan apabila yang menjadi penilaian dari pihak UNESCO Ternyata bukan hanya Kota Tua saja akan tetapi seluruhnya termasuk Kepulauan Seribu, dimana reklamasi Teluk Jakarta menjadi penyebab adanya perubahan dari sedimentasi yang berada di Kepulauan Seribu sehingga pihak UNESCO tidak mau mengakui kota tua sebagai kawasan world heritage.

Dari pengakuan sandiaga selain masalah reklamasi ternyata revitalisasi yang sangat tidak sesuai dengan budaya menjadi salah satu penghalang Kenapa kota tua tidak bisa menjadi World heritage akan tetapi Pemprov DKI Jakarta akan terus berusaha melakukan beberapa revitalisasi terhadap Kota Tua dan untuk masalah penataannya sandiaga bersama instansi terkait akan membicarakan pada tanggal 6 Juli besok.

Dipastikan untuk penataan kawasan Kota Tua akan lebih tertata menjelang ajang Asian Games 2018 dan dirinya memastikan apabila level kota Tua akan semakin baik sehingga ketika nanti didaftarkan kembali menjadi kawasan World Heritage bisa diterima oleh pihak UNESCO.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.