Gencatan Senjata Afghanistan
Gencatan Senjata Afghanistan
Gencatan Senjata Afghanistan
Gencatan Senjata Afghanistan

Taliban dan Tentara Afghanistan Rayakan Hari Raya Idul Fitri Dengan Gencatan Senjata dan Berpelukan – Perayaan momen hari raya Idul Fitri memang selalu menjadi hal yang menyenangkan dan tidak pernah dilewatkan terutama bagi seluruh umat muslim yang ada di dunia ini. Sebagaimana yang terjadi di ibu kota Afghanistan. Tepat pada hari Sabtu, 16 Juni 2018 kemarin, diungkapkan oleh pihak kepolisian bahwa telah terjadi gerilyawan dari puluhan orang Taliban yang telah masyk ke daerah Ibu Kota Afghanistan.

Maksud dari kedatangan mereka ini tidak lain adalah untuk merayakan momen hari raya Idul Fitri dengan melakukan gencatan senjata yang sebelumnya memang belum pernah ada. Momen ini sebagai tanda bahwa bulan puasa Ramadhan telah berakhir dan disambut dengan hari raya kemenangan bagi umat muslim. Kegembiraan sangat terpancar pada momen ini, hal tersebut dapat diketahui dengan melihat para tentara serta militan yang saling berpeluk ria serta selfie bersama.

Diumumkan oleh Taliban bahwa perayaan gencatan senjata itu sebagai tanda suka cita untuk merayakan hari raya idul fitri tahun ini dan dilakukan selama tiga hari berturut turut. Gencatan senjata sendiri sudah dimulai sejak hari Jumat, namun hal ini tak berlaku bagi aparat asing. Sementara itu, pemerintah Afghanistan sendiri mengumumkan bahwa gencatan senjata tersebut dilaksanakan hingga hari Rabu mendatang.

Sementara itu, Taliban mulai masuk ke ibukota Afghanistan dimulai dari gerbang selatan dan tenggara. Berdasarkan edaran video serta foto yang menggambarkan keceriaan para tentara serta Taliban yang saling berpelukan di beberapa situs berita memang menunjukkan mereka begitu senang dan antusias. Acara tersebut berlangsung di provinsi Logar, Selatan Kabul dan Zabul di Maidan Wardak selatan dan tengah. Bahkan terlihat pula beberapa masyarakatnya menari-nari dan saling bertepuk tangan ketika melihat gambar ini ketika melihatnya lewat smartphone.

Diungkap oleh Masood Azizi selaku wakil Menteri Dalam Negeri Afghanistan bahwa memang aksi gencata senjata tersebut kini sedang dalam pantauan masyarakat seluruh dunia. Beruntung tidak ada serangan membahayakan.

Hal tersebut diketahui dari laporan Gubernur di Helmand, Kandahar serta Zabul, bahwa selama perayaan gencatan senjata tersebut telah diawasi hingga 24 jam penuh dan tidak mendapatkan laporan tentang adanya tindak kekerasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.