Kartu Prakerja - Presiden Jokowi

KABARHARIANNUSANTARA.COM – Update Kartu Prakerja: 3,7 Juta Pendaftar Yang Lolos Hanya 926.790 Peserta Belum lama ini menteri koordinator perekonomian yaitu Airlangga Hartanto langsung memberikan konfirmasi kepada awak media tentang update-an terbaru dari para mendaftar kartu pra kerja untuk gelombang pertama. Menurut menteri Airlangga, di gelombang pertama ini yang resmi mendaftar melalui website prakerja.go.id mencapai 3,7 juta atau secara rincian mencapai 3.739.55 dan ternyata dari mereka semua sudah melakukan pendaftaran online kartu pra kerja sampai hari Selasa 14 April 2020.

Akan tetapi dari jumlah peserta yang mendaftar online sebanyak 3.739.55 orang peserta yang terverifikasi hanya sekitar 75,17 persen atau sebanyak 2.221.925 dengan melakukan verifikasi melalui email dan selanjutnya verifikasi melalui NIK yaitu sebanyak 52,09 persen atau 1.539.910 orang peserta. Selanjutnya untuk yang lolos pada gelombang pertama kartu pra kerja ternyata tidak mencapai 50% dikarenakan kebanyakan dari peserta tersebut gagal di tengah jalan.

Menurut menteri koordinator perekonomian yaitu Airlangga Hartanto, dengan adanya pendaftar yang mencapai 3,7 juta maka hal ini mengindikasikan apabila dengan adanya wabah virus Corona banyak pengangguran di Indonesia yang semakin bertambah sehingga pastinya ketika mereka mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah seperti kartu pra kerja bisa menjadi alat bantu untuk mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai dengan skill yang dimiliki.

Untuk program pendaftaran kartu pra kerja diketahui resmi dibuka pada hari Sabtu 11 April 2020 pada jam 19.00 WIB dan berdasarkan dari data pihak kemenko perekonomian untuk jumlah pengunjung melalui laman resmi prakerja.go.id mencapai 4,6 juta sampai tanggal 13 April 2020 dan selanjutnya untuk pendaftaran program tersebut terbuka selama 24 jam dalam sehari dan tujuh hari dalam seminggu sehingga masyarakat bisa mendaftarkan kapanpun dan dimanapun.

Untuk persyaratan yang harus kalian ketahui agar bisa mendaftarkan diri melalui kartu pra kerja, yaitu minimal berusia 18 tahun, tidak sedang sekolah ataupun bekerja di tempat, selanjutnya para peserta akan diberikan kode unik 16 angka yang nantinya menjadi kartu prakerja digital dan akan mendapatkan uang mencapai Rp3,55 juta.

Selanjutnya untuk rincian dari uang yang didapatkan oleh setiap para pelamar kartu pra kerja yang berjumlah Rp3,55 juta, di antaranya yaitu biaya pelatihan Rp1 juta  untuk 3 kali kursus selanjutnya Rp2,4 juta sebagai uang bantuan manfaat yang di bagi 4 bulan dan selanjutnya Rp150 ribu adalah insentif untuk pengisian survei yang dibagi tiga kali pencairan dan harus kalian ketahui apabila kartu ini mempunyai tenggat waktu berlaku ya itu hanya bisa dipakai sampai 31 Desember 2020 yang akan datang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.