Otak Pelaku Bom Medan IGjakartanews
Otak Pelaku Bom Medan IGjakartanews

KABARHARIANNUSANTARA.COM – Akademisi Desak Polisi Usut Otak Pelaku Bom Medan Belum lama ini masyarakat di Indonesia langsung dikejutkan dengan kembalinya terjadi teror bom yaitu bom bunuh diri yang ada di kota Medan keutamaan akhir tersebut terjadi di markas Polrestabes Medan Sumatera Utara pada pagi hari jam 8.45 WIB hari Rabu 13 November 2019 dan ternyata, pelaku bom bunuh diri dilakukan oleh pelaku bernama Rabbial Muslim Nasution yang diketahui bekerja sebagai ojek online dan juga seorang youtuber.

Kejadian menakutkan bom Medan yang terjadi di markas Polrestabes medan langsung membuat Geger masyarakat di Indonesia pasalnya ledakan bom bunuh diri tersebut terjadi ketika banyak warga Medan sedang melakukan pengurusan SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian di lokasi kejadian sehingga tidak salah apabila perbuatan biadab dari oknum teroris tersebut langsung membuat banyak orang meminta kepada polisi untuk mengusut siapa otak dan dalang bom bunuh diri termasuk beberapa akademisi yang meminta hal yang sama.

Dekan Fakultas Hukum USU yaitu Budiman Ginting sangat mengharapkan kepada Polda Sumut supaya bisa mengusut secara tuntas siapa otak pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan padahal saat itu sedang banyak orang yang berkunjung untuk mengurus SKCK dan pastinya dengan adanya bom bunuh diri ini membuktikan apabila terorisme di Indonesia masih ada yang sangat berbahaya.

Budiman Ginting mengatakan apabila pihak penyidik harus menemukan siapa orang yang bertanggung jawab dan juga penyebab terjadinya aksi bom bunuh diri di institusi Kepolisian dan ia meminta kepada aparat kepolisian supaya secepatnya membuka tabir dibalik meledaknya praktek bom bunuh diri yang berlangsung di gedung Poltabes Medan.

Ia mengatakan apabila terduga pelaku bom bunuh diri yang baru berusia 24 tahun dan diketahui warga Kelurahan Sei Putih Barat kota Medan bisa saja hanyalah korban untuk peristiwa yang menghebohkan tersebut sehingga penyidik harus melakukan upaya pendekatan dengan pihak keluarga dan rekan terduga pelaku bom bunuh diri, dengan tujuan supaya lebih mengetahui siapa otak di belakang pelaku bom bunuh diri tersebut.

Di tempat lain Wakapolda Sumatera Utara yaitu Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menegaskan apabila bom bunuh diri yang dilakukan oleh inisial RML berusia 24 tahun dipastikan meninggal dunia dan pihak Kepolisian akan melakukan pemeriksaan dan mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya terkait adanya bom bunuh diri di kota Medan.

Pihak kepolisian sudah memasang garis polisi di rumah terduga pelaku yang berada di Jalan Marelan, gang Melati 8, kelurahan Tanah enam ratus, kecamatan Medan Marelan, dan juga polisi sudah melakukan pemeriksaan di rumah yang diduga melakukan bom bunuh diri dan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian petugas langsung membawa 4 orang keluarga terduga diantaranya 3 orang perempuan dan satu orang lelaki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.