Pamer Uang Curian Di Tik Tok Igmakassar Iinfo
Pamer Uang Curian Di Tik Tok Igmakassar Iinfo

KABARHARIANNUSANTARA.COM – Taufik R Gani Diciduk Polisi Usai Pamer Uang Curian di Tik Tok Aksi pencurian dan perampokan memang saat ini sedikit masih meresahkan bagi sebagian masyarakat yang ada di Indonesia, sehingga tidak salah banyak dari masyarakat yang berharap supaya para pencuri maupun perampok tersebut ditangkap oleh polisi dan dihukum sesuai dengan perbuatan yang mereka lakukan Yang pastinya sudah merugikan orang lain. Bagi para pelaku pencurian dan perampokan, biasanya mereka sangat takut untuk diekspos media ataupun orang lain dan ternyata berbeda dengan salah satu kasus yang belum lama ini terjadi yang dilakukan oleh seorang pencuri yang diketahui bernama Taufik R Gani.

Taufik R Gani adalah salah seorang pelaku kejahatan tindakan pencurian yang selalu melakukan aksinya dengan sangat lihai, akan tetapi sepertinya, pria ini pun harus mengalami nasib sial setelah dirinya pamer uang hasil curian di tiktok belum lama ini. Seperti yang terlihat pada video viral, pria tersebut memamerkan uang gepokan di depan kamera dan langsung diunggah ke media sosial tiktok Sambil tertawa lepas.

Namun Sangat disayangkan apabila pria yang diketahui bernama Taufik R Gani dan berasal dari daerah Manado Sulawesi Utara tersebut, harus mengalami nasib sial setelah aksi yang dilakukannya melalui aplikasi Tik Tok dengan memamerkan uang hasil rampokan dan curian.

Dari penelusuran pihak kepolisian melalui jejak digital terkait video viral tersebut, ternyata keberadaan pria ini langsung terlacak oleh pihak Kepolisian dimana diketahui apabila taufik adalah salah seorang spesial pencuri dan aksi terbarunya pria ini melakukan aksi pencurian di salah satu toko ponsel yang berada di Jalan Ahmad Yani Kota Medan.

Dari pengakuan AKBP Putu Yudha Prawira selaku Kasat Reskrim Polrestabes Medan kepada awak media menjelaskan, apabila pria ini diduga kuat yang melakukan aksi pencurian di salah satu toko ponsel ternama yang ada di Medan setelah pihak Kepolisian melihat hasil dari rekaman CCTV yang berada di toko tersebut.

Dengan adanya bukti rekaman CCTV, pihak kepolisian pun langsung menangkap pria yang biasa disapa dengan nama Ghani di kota Manado, padahal sebelumnya pria ini sudah sempat melarikan diri ke beberapa kota seperti Bali dan juga Jakarta sambil menghabiskan uang hasil curian.

Dari pengakuan kasat Reskrim Polrestabes Medan, apabila pria ini ternyata bukan hanya satu kali melakukan tindakan pidana pencurian, dikarenakan dahulu kala sempat diamankan oleh Polisi di Kota Manado akibat kasus mengedarkan film porno kepada para siswa dan yang terbaru yaitu pria ini mencuri 27 unit iPhone dan 5 unit netbook dengan total harga mencapai Rp537 jutaan.

View this post on Instagram

Ada-ada saja perampok di negara berflower, usai merampok, pria ini lalu posting hasil jualannya di Tik Tok, ehh tak lama kemudian, nangis-nangis di kantor polisi sampai-sampai pura-pura kerasukan.. . Mukanya tidak asing lagi, yang dulunya ngaku-ngaku orang terkaya se Indonesia… . Dirinya di tangkap oleh Tim Pengasus Polrestabes Medan karena kasus pencurian di kantornya sendiri. . Geser dan simak videonya… . . . . . . Lokasi : Jalan Ahmad Yani, Kesawan, Kota Medan.(4 Maret 2019) ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊 . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel

A post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

Aksi pamer uang curian di aplikasi Tik Tok yang dilakukan oleh pria bernama Taufik R Gani langsung menjadi perbincangan netizen di media sosial dan hampir kebanyakan dari komentar langsung menang tertawakan aksi gila yang dilakukan oleh pria tersebut dikarenakan sudah terlalu nekat pamer uang hasil kejahatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.