Suami Larang Main FB Istri Gantung Diri IG
Suami Larang Main FB Istri Gantung Diri IG

KABARHARIANNUSANTARA.COM – Suami Larang Main FB, Arniati Pilih Bunuh Diri Tidak bisa dipungkiri apabila hampir seluruh masyarakat yang ada di dunia termasuk di Indonesia, semuanya sudah mempunyai media sosial terutama Facebook, sehingga media sosial tersebut dipastikan tidak akan terpisahkan dengan keseharian masyarakat di tanah air dan menjadi salah satu ajang untuk berinteraksi baik dengan teman maupun keluarga. Namun disayangkan, ketika seseorang sudah kecanduan dalam menggunakan sosial media malah akan menimbulkan beberapa efek samping yang kurang baik seperti yang terjadi pada salah satu keluarga di mana istrinya harus rela bunuh diri karena dilarang oleh suaminya untuk main Facebook.

Seperti dikutip dari berbagai sumber yang kami kumpulkan, berita Suami Larang Main FB, Arniati Pilih Bunuh Diri adalah informasi yang benar-benar nyata dan terjadi di tengah masyarakat kita yang saat ini sudah tidak bisa terpisahkan dengan media sosial. Sungguh sangat ironis dengan kejadian yang dialami oleh almarhumah arniati karena dirinya harus meregang nyawa dengan cara gantung diri setelah dilarang terlalu main Facebook oleh suaminya.

Seperti diketahui apabila Mereka adalah pasangan suami istri yang berasal dari daerah Penajam yang langsung mendadak viral dan menjadi perbincangan netizen, karena setelah suaminya melarang kepada istrinya untuk tidak terlalu menggunakan media sosial Facebook malah sang suami harus menemukan istrinya sudah meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara menggantung diri sendiri.

Korban diketahui bernama arniati, yang nekat melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri setelah dirinya dilarang oleh suami untuk sering bermain Facebook, diketahui nama suaminya adalah Sujaedi yang sudah merasa tidak nyaman dengan istrinya karena terlalu fokus dengan media sosial yang ia miliki.

Dari pengakuan sang suami, apabila istrinya melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di kamarnya dengan menggunakan seutas tali ayunan dan kejadian tersebut berada di RT 06 Kelurahan Sungai parit di mana tali ayunan memang sebelumnya sudah terpasang.

Sujaedi memberikan penjelasan kepada pihak Kepolisian apabila sebelum kejadian istrinya bunuh diri dengan cara gantung diri, mereka sempat bertengkar terlebih dahulu dan ia pun sempat melarang kepada istrinya untuk main Facebook namun tidak diindahkan sehingga korban bersama suaminya Tidak bertegur sapa.

Dari pengakuan Sujaedi, sekitar jam 12.30 WITA dirinya pernah terlebih dahulu mendatangi rumah istrinya dan waktu ia masuk ke dalam kamar, dirinya melihat sang istri sedang main handphone jalan. Setelah itu, Sujaedi langsung pergi dan belum lama, dari salah seorang kerabatnya dirinya mendapatkan informasi apabila istrinya menuliskan status di WhatsApp yang sangat aneh seperti hendak bunuh diri dan oleh karena itu, dirinya langsung pergi ke rumah kembali dan ternyata saat memasuki kamar istrinya, sudah meregang nyawa dengan kondisi tergantung.

Ketika melihat istrinya sudah meninggal dunia, ibu korban langsung mendatangi lokasi dan menangis histeris karena melihat Putrinya sudah tidak bernyawa.

Dari pengakuan Kasat Reskrim Polres PPU, itu Iswanto memberikan penjelasan, apabila kejadian tersebut Bermula, ketika suami korban memberikan teguran dan peringatan kepada korban supaya tidak terlalu main media sosial Facebook namun tidak diindahkan Dan pada akhirnya melalui status WhatsApp, korban sempat menuliskan status akan mengakhiri hidup dan korban pun meminta maaf kepada seluruh keluarga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.