Pernikahan Dini Anak SD Dan SMP FB
Pernikahan Dini Anak SD Dan SMP FB

KHN NEWS – Klarifikasi Keluarga Terkait Pernikahan Dini Anak SD dan SMP di Kalsel Pada postingan kami beberapa waktu yang lalu ya langsung menghebohkan netizen di media sosial yaitu terjadinya sebuah pernikahan dibawah umur atau Pernikahan Dini antara siswa SD dan siswa SMP yang usianya masih belum mencukupi peraturan negara maupun agama untuk melakukan pernikahan di mana pernikahan yang langsung mendadak viral tersebut terjadi di daerah Halong Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan.

Belum lama ini muncul klarifikasi dari keluarga kedua mempelai yang melakukan pernikahan anak SD dan anak SMP dimana kedua pasangan tersebut terjadi pada seorang perempuan berinisial D yang usianya masih 15 tahun dan masih duduk di kelas 2 SMP dan untuk mempelai lelaki berinisial AD yang usianya masih 14 tahun dan masih kelas 5 SD. Ternyata dari Pernikahan Dini tersebut sekarang ini terungkap beberapa fakta yang menggegerkan dan kembali viral di media sosial.

Dari pengakuan klarifikasi ayah kandung mempelai pria AD kepada awak media memberikan penjelasan apabila putranya memang sudah menikah dengan istrinya yaitu berinisial D yang usianya masih 15 tahun. Dari pengakuan Ayah mempelai lelaki terungkap apabila sebelum terjadinya pernikahan tersebut sudah ada perundingan dari kedua belah keluarga dan meminta masukan kepada pihak yang berkepentingan terkait pernikahan dini yang menghebohkan Jagat dunia maya tersebut.

Pernikahan dibawah umur ini kabarnya memang terpaksa harus terjadi dikarenakan pihak keluarga hanya ingin menyelamatkan kedua anak mereka yang sudah saling dekat dalam beberapa bulan terakhir ini dari perbuatan yang sangat dilarang oleh agama dan perbuatan yang tidak diinginkan karena beberapa alasan yang sangat penting.

Dari pengakuan sang ayah, ketika dirinya menegur anak lelakinya terkait hubungan percintaan ternyata anaknya tersebut malah kabur ke rumah perempuannya dan selanjutnya ketika ditegur di rumah perempuan tersebut, keduanya malah melarikan diri ke rumah orang lain dan oleh karena inilah terjadinya perundingan keduanya akhirnya menikah.

Selain viral di media sosial ternyata Pernikahan Dini antara bocah sD dan SMP sudah diketahui oleh pemerintah Kabupaten Balangan dan beberapa instansi terkait dimana penjelasan dari sekretaris Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak atau p2pa kota Balangan yaitu Nor Ainani memberikan penjelasan apabila peristiwa Pernikahan Dini tersebut memang terjadi.

Menurut Nor Ainani, ketika pihaknya mendengar atas kejadian pernikahan dibawah usia antara anak yang masih berusia 14 tahun dan masih duduk di kelas 5 SD dengan seorang perempuan yang usianya terpaut 1 tahun lebih tua yaitu 15 tahun dan masih duduk di bangku kelas 2 SMP dengan beberapa alasan dari kedua belah pihak akhirnya pihak instansi terkait tidak bisa melarangnya.

Namun, dalam waktu dekat ini mereka akan terus memberikan pembinaan dan pendampingan baik masalah kesehatan reproduksi dan juga kelanjutan pendidikan untuk kedua anak tersebut termasuk akan memberikan dukungan tentang masalah legalitas terhadap status perkawinan yang dijalani oleh kedua anak tersebut baik pendampingan terhadap kedua anak ini dan juga kedua belah keluarga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.