Pembantaian Buaya
Pembantaian Buaya
Pembantaian Buaya
Pembantaian Buaya

Pembantaian Ratusan Buaya di Papua Viral, Ini Penyebab Warga Bantai Hewan Yang Dilindungi Itu – Pembantaian ratusan buaya terjadi di sebuah peternakan buaya Jayapura,Sorong, Provinsi Papua Barat. Pembantaian hingga 300-an buaya tersebut dilakukan oleh warga setempat lantaran ada seekor buaya yang telah membunuh seorang warga setempat hingga akhirnya membuat warganya marah hingga melakukan pembantaian.

Kini sekelompok warga yang telah membantai banyak buaya tersebut menjadi momok perbincangan publik dan viral di media. Pembantaian terhadap ratusan buaya tersebut terjadi pada hari Sabtu, 14 Juli kemarin, usai pemakaman terhadap korban yang dibunuh buaya dilakukan.

Diketahui korban tersebut adalah seorang pria bernama Sugito, usia 48 tahun. Berdasarkan keterangan dari polisi serta pejabt setempat, Sugito jatuh ke kolam penangkaran di peternakan buaya ketika hendak mencari rumput untuk pakan hewan ternak peliharaannya.

Kronologi sebelumnya, seekor buaya telah menggigit kaki Sugito hingga tewas karena dikibas oleh ekor buaya. Pejabat konservasi setempat menyebutkan bahwa buaya tersebut termasuk dalam hewan yang dilindungi saat ini.

Karena perbuatan buaya tersebut, akhirnya membuat keluarga Sugito serta warga setempat terpancing kemarahannya, apalagi lokasi penangkaran tersebut berada di pemukiman warga dan beramai-ramai mendatangi polisi.

Sementara itu Bassar Manulng selaku Kepala Balai Konservasi mengungkap apabila peternakan di penangkaran buaya itu akan membayar kompensasi atas warga yang telah tewas karena salah satu buaya. Manulang juga menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga korban tersebut.

Akan tetapi, tetap saja petugas tidak dapat menahan banyaknya warga yang berjumlah ratusan karena merasa tidak puas dengan kematian salah satu warganya sehingga mereka beramai-ramai mendatangi peternakan buaya lengkap dengan membawa senjata berupa pisau, golok dan sekop. Mereka melakukan pembantaian ke hampir 300 ekor buaya di tempat penangkaran itu.

Banyak buaya yang dibantai, mulai dari buaya bayi sampai yang ukurannya 4 inci dan buatya-buaya dewasa yang sudah berukuran 2 meter. Petugas kepolisian serta Balai Konservasi pun juga tidak mampu menghalangi pembantaian yang dilakukan oleh warga karena jumlahnya yang juga terlalu banyak. Lebih lanjut, kasus ini berdasarkan keterangan pejabat berwajib akan diselidiki lebih lanjut bahkan mungkin akan mengajukan tuntutan pidana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.